FIKES UMM Berkolaborasi dengan UniSZA: Meningkatkan Rekognisi Internasional Melalui Pertukaran Mahasiswa dan Dosen

Malang, 25 Juli 2024 – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus berupaya meningkatkan rekognisi internasionalnya dengan meluncurkan berbagai inisiatif strategis. Salah satu inisiatif terbaru adalah kerjasama dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) dari Malaysia, yang merupakan bagian dari pilot proyek universitas untuk mempercepat pengakuan internasional, khususnya melalui Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV UMM, Muhammad Salis Yuniardi, S.Psi, M.Psi, PhD, menjelaskan bahwa FIKES dipilih sebagai salah satu pilot proyek karena potensinya yang besar dalam menjalin kerjasama internasional. “FIKES merupakan salah satu pilot proyek universitas untuk dipercepat rekognisi internasionalnya. Salah satu bentuk hal ini adalah adanya kerjasama dengan UniSZA. FIKES bisa bekerjasama dalam pertukaran mahasiswa dalam bentuk transfer kredit atau mungkin bisa dalam kegiatan praktik profesi. Sehingga output dari kegiatan tersebut mahasiswa bisa masuk dalam database universitas masing-masing yang diakui sebagai kegiatan internasional oleh departemen pendidikan masing-masing negara,” ujarnya. Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan dosen dari kedua universitas untuk mendapatkan pengalaman internasional yang berharga. Program pertukaran mahasiswa akan memungkinkan transfer kredit antaruniversitas, serta praktik profesi di negara lain. “Output dari kegiatan tersebut akan memberikan pengakuan internasional yang signifikan bagi para mahasiswa dan meningkatkan profil akademik kedua universitas,” tambah Muhammad Salis. Prof. Dr. Sakinah Harith, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UniSZA, juga mengungkapkan antusiasmenya terhadap kerjasama ini. “Kami ingin bekerjasama dengan FIKES UMM dalam hal penelitian dan pengabdian, student exchange, dan juga lecturer exchange. Kerjasama ini diharapkan dapat menghasilkan penelitian-penelitian berkualitas tinggi dan memberikan manfaat besar bagi kedua institusi,” kata Prof. Dr. Sakinah. Sebagai langkah awal, kedua universitas akan membentuk tim kerja yang bertugas merancang dan mengimplementasikan program-program pertukaran dan kerjasama penelitian. Program pertukaran mahasiswa akan dimulai dengan pilot project yang melibatkan sejumlah mahasiswa dari kedua universitas. Selain itu, akan ada pertukaran dosen untuk mengajar dan melakukan penelitian bersama, yang diharapkan dapat memperkaya wawasan dan pengalaman akademik bagi kedua belah pihak. Dekan FIKES UMM, Dr. Yoyok Bekti Prasetyo M.Kep., Sp.Kom juga menambahkan bahwa kerjasama ini diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang, tidak hanya dalam hal peningkatan rekognisi internasional, tetapi juga dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas pendidikan di kedua Fakultas juga. “Ini adalah awal dari banyak hal besar yang akan datang. Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras demi meningkatkan kualitas dan rekognisi internasional FIKES UMM,” tegasnya