Prodi Keperawatan UMM dan Kemenkes RI Luncurkan Kelas Unggulan Penyakit Tidak Menular Pertama di Indonesia: Langkah Strategis Hadapi Pandemi Sunyi
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan sejarah baru dalam dunia pendidikan kesehatan di Indonesia. Melalui kerja sama strategis dengan Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, UMM resmi meluncurkan Kelas Unggulan Center of Excellence (CoE) Penyakit Tidak Menular (PTM), program pertama dan satu-satunya di Indonesia yang secara khusus memfokuskan pengembangan kompetensi mahasiswa untuk menghadapi tantangan PTM yang terus meningkat. Acara peluncuran yang berlangsung pada Sabtu, 12 Juli 2025 ini juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Kesehatan dan Prodi Keperawatan FIKES UMM. Kelas unggulan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah dalam menanggulangi apa yang disebut oleh para ahli sebagai “silent pandemic”. Penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, kanker, dan penyakit jantung kini telah menjadi penyebab kematian utama di Indonesia, menyerang kelompok usia produktif, dan menimbulkan beban sosial serta ekonomi yang besar bagi negara. Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMM, Prof. Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M.Kes, menegaskan bahwa kehadiran kelas unggulan ini merupakan langkah konkret dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kapasitas praktis dan etika untuk memberikan layanan promotif dan preventif. Kelas CoE PTM ini didesain dengan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman, di mana 60 persen kegiatan berfokus pada praktik langsung di komunitas, puskesmas, dan fasilitas kesehatan primer lainnya. Mahasiswa akan dilatih untuk melakukan skrining, edukasi kesehatan, hingga pelaporan berbasis digital yang terintegrasi dengan sistem informasi kesehatan nasional. Tidak hanya terbatas pada keperawatan, program ini juga terbuka bagi mahasiswa dari lintas program studi seperti psikologi dan kesehatan masyarakat, guna menciptakan model penanganan PTM yang kolaboratif dan komprehensif. Mahasiswa yang mengikuti program ini akan memperoleh sertifikat khusus dari Kementerian Kesehatan RI, yang tentunya akan menjadi nilai tambah dalam kompetisi dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Peluncuran kelas unggulan CoE PTM ini mencerminkan komitmen UMM sebagai pelopor pendidikan tinggi yang adaptif terhadap isu-isu strategis nasional dan global. Dengan dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan, kelas ini tidak hanya menjadi model nasional, tetapi juga diharapkan dapat direplikasi oleh perguruan tinggi lainnya untuk memperkuat kapasitas bangsa dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat abad 21.