Dari Kampus ke Komunitas: Dosen Keperawatan UMM Kembangkan Model Deteksi Dini NCD Berbasis Data di PRA Merjosari 2

Dosen Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pencegahan penyakit tidak menular (Non-Communicable Disease/NCD). Kegiatan yang dipimpin oleh dosen spesialis neurologi, Ns. Anis Ika Nur Rohmah, M.Kep., Sp.Kep.MB., ini dilaksanakan pada Minggu, 22 Februari 2026, di Rumah Dakwah An Nawawi, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang, bekerja sama dengan Pengurus Ranting Aisyiyah (PRA) Merjosari 2. Mengusung tema “Lansia Sehat: Cegah Diabetes, Hipertensi, dan Stroke”, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian, tetapi juga implementasi keilmuan keperawatan berbasis promotif dan preventif di masyarakat. Sebanyak 88 peserta mengikuti deteksi dini NCD yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, tinggi badan, dan berat badan. Kegiatan ini menyasar 66 penerima bakti sosial serta 22 anggota PRA Merjosari 2. Dalam sesi edukasi kesehatan, Anis menekankan pentingnya perubahan gaya hidup sebagai upaya utama mencegah penyakit kronis. Ia menjelaskan bahwa hipertensi, diabetes, dan stroke memiliki faktor risiko yang dapat dimodifikasi melalui pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, manajemen stres, serta kepatuhan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. “Kegiatan ini kami rancang tidak hanya untuk skrining sesaat, tetapi sebagai langkah awal pemetaan status kesehatan anggota PRA. Data yang diperoleh akan dianalisis dan menjadi dasar penyusunan program kesehatan berkelanjutan,” jelasnya. Kolaborasi ini juga memperkuat integrasi antara institusi pendidikan dan organisasi masyarakat dalam membangun sistem kesehatan berbasis komunitas. Tim pengabdi turut menyerahkan inventaris kesehatan berupa tensimeter digital, alat pemeriksaan gula darah, timbangan, alat ukur tinggi badan, perlengkapan P3K, serta media edukasi kesehatan untuk mendukung program kesehatan di Rumah Dakwah. Ketua PRA Merjosari 2 menyambut baik sinergi ini dan berharap pendampingan dari UMM dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan adanya dukungan akademisi, kegiatan bakti sosial tahunan kini berkembang menjadi program kesehatan komunitas yang lebih terarah, berbasis data, dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peran perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan ilmiah yang aplikatif.