Orang Tua Toyomarto Merasa Terbantu, Program Keperawatan UMM Dinilai Perkuat Benteng Keluarga Cegah NAPZA
Malang – Keluarga memiliki peran penting dalam mencegah penyalahgunaan NAPZA pada remaja. Kesadaran tersebut semakin menguat setelah masyarakat Desa Toyomarto mengikuti rangkaian program edukasi Refusal Skill yang digelar oleh dosen Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sejumlah orang tua mengaku merasa terbantu dengan adanya program yang menyasar remaja desa tersebut. Mereka menilai kegiatan ini menjadi pelengkap dari pendidikan yang diberikan keluarga di rumah. Salah seorang wali peserta, Ibu Siti Rahmawati, mengungkapkan bahwa tantangan orang tua saat ini bukan hanya mengawasi anak, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan mengambil keputusan yang tepat ketika berada di luar rumah. “Anak-anak tidak mungkin terus bersama orang tua. Ketika mereka berada di lingkungan pergaulan, mereka harus mampu melindungi dirinya sendiri. Program seperti ini membantu mereka memiliki keberanian untuk menolak ajakan yang salah,” tuturnya. Dalam penyuluhan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai risiko penyalahgunaan NAPZA serta strategi praktis menghadapi tekanan kelompok sebaya (peer pressure). Faktor pengaruh teman dan keinginan diterima dalam kelompok memang menjadi salah satu penyebab utama remaja mencoba zat adiktif. Masyarakat juga mengapresiasi pendekatan komunikatif yang digunakan pemateri sehingga materi yang disampaikan tidak terasa menggurui. Simulasi dan diskusi interaktif membuat peserta lebih mudah memahami langkah-langkah menghadapi situasi berisiko. Menurut warga, edukasi yang diberikan UMM tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun rasa percaya diri remaja dalam mengambil keputusan yang sehat. Mereka berharap kegiatan serupa dapat melibatkan lebih banyak keluarga sehingga upaya pencegahan NAPZA dapat dilakukan secara bersama-sama antara sekolah, masyarakat, dan orang tua. Program SAFE-Teens dinilai menjadi contoh bagaimana perguruan tinggi dapat berkontribusi langsung dalam menjawab permasalahan sosial di masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis kesehatan jiwa remaja.