Perkuat Kapasitas Akademik, Dosen Keperawatan UMM Siapkan Pendampingan Riset Mahasiswa yang Lebih Berkualitas

Malang – Kualitas penelitian mahasiswa menjadi salah satu fokus utama Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Untuk mendukung tujuan tersebut, para dosen keperawatan UMM mengikuti agenda Update Penelitian Kualitatif yang dirancang untuk memperkuat kompetensi dosen dalam membimbing penelitian mahasiswa sekaligus meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan program studi dalam membangun ekosistem riset yang kuat dan relevan dengan perkembangan ilmu kesehatan. Penelitian kualitatif saat ini semakin banyak digunakan dalam bidang keperawatan karena mampu menggali pengalaman, persepsi, dan makna yang dirasakan pasien, keluarga, maupun tenaga kesehatan secara lebih mendalam. Dalam kegiatan tersebut, para dosen mendiskusikan berbagai perkembangan terbaru terkait metode penelitian kualitatif, mulai dari teknik wawancara mendalam, focus group discussion, analisis tematik, hingga penggunaan perangkat lunak yang mendukung proses analisis data. Pembahasan juga diarahkan pada bagaimana menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar jurnal nasional maupun internasional bereputasi. Menurut salah satu peserta kegiatan, kemampuan dosen dalam memahami perkembangan metodologi penelitian akan berdampak langsung pada kualitas bimbingan yang diterima mahasiswa. Selama ini, mahasiswa sering menghadapi berbagai tantangan ketika melakukan penelitian kualitatif, terutama dalam proses pengumpulan dan analisis data. “Penelitian kualitatif membutuhkan ketelitian dan kemampuan interpretasi yang kuat. Ketika dosen terus memperbarui kompetensinya, mahasiswa akan memperoleh pendampingan yang lebih komprehensif sehingga penelitian yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih baik,” ujarnya. Selain meningkatkan kualitas skripsi mahasiswa, agenda ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai penelitian inovatif yang mampu menjawab berbagai permasalahan kesehatan di masyarakat. Berbagai topik seperti kesehatan mental, penyakit kronis, kesehatan komunitas, hingga pengalaman pasien dalam menjalani perawatan menjadi area yang memiliki peluang besar untuk dieksplorasi melalui pendekatan kualitatif. Program Studi Keperawatan UMM meyakini bahwa peningkatan kualitas dosen dan mahasiswa harus berjalan secara beriringan. Oleh karena itu, berbagai program pengembangan kapasitas akademik terus dilakukan sebagai bentuk komitmen menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten dalam praktik keperawatan, tetapi juga unggul dalam bidang penelitian. Melalui agenda ini, UMM kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun budaya akademik yang produktif dan berorientasi pada kualitas. Diharapkan, mahasiswa keperawatan UMM mampu menghasilkan penelitian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Dari Insecure Menjadi Percaya Diri: Mahasiswa Keperawatan UMM Berbagi Inspirasi Bersama Siswa SMA Surya Buana

Malang – Membangun kepercayaan diri menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi remaja di era digital. Fenomena membandingkan diri dengan orang lain, tekanan media sosial, hingga kekhawatiran terhadap masa depan sering kali membuat siswa merasa kurang percaya diri terhadap kemampuan yang mereka miliki. Menyadari kondisi tersebut, mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama dosen pengampu mata kuliah Keperawatan Jiwa, Tutu April Ariani, menggelar kegiatan edukasi psikososial bagi siswa SMA Surya Buana. Kegiatan yang mengusung tema “No Insecure, Be Secure” tersebut tidak hanya memberikan pemahaman tentang kesehatan mental remaja, tetapi juga mengajak peserta untuk mengenali potensi diri sebagai modal utama dalam meraih kesuksesan. Dalam sesi diskusi, para mahasiswa Keperawatan UMM berbagi pengalaman tentang perjalanan mereka selama menjalani perkuliahan. Berbagai tantangan akademik, organisasi, hingga praktik lapangan yang awalnya terasa sulit justru menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan diri dan membangun rasa percaya diri. Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Febri, mengungkapkan bahwa rasa minder sering kali muncul karena seseorang lebih fokus pada kekurangan dibandingkan kelebihannya. “Banyak teman-teman seusia kita merasa tidak cukup baik karena melihat pencapaian orang lain. Padahal setiap orang memiliki proses dan keunggulan masing-masing. Ketika kita mulai menghargai pencapaian kecil yang sudah berhasil diraih, kepercayaan diri akan tumbuh secara perlahan,” ujarnya. Menurut Febri, lingkungan yang positif juga memiliki peran penting dalam membentuk konsep diri yang sehat. Oleh karena itu, memilih lingkungan pendidikan yang mendukung pengembangan potensi menjadi salah satu langkah penting bagi siswa yang sedang mempersiapkan masa depan. Sementara itu, Tutu April Ariani menjelaskan bahwa kepercayaan diri bukanlah sifat bawaan, melainkan keterampilan yang dapat dipelajari dan dikembangkan. Salah satu caranya adalah dengan mengubah pola pikir dari berfokus pada kekurangan menjadi berfokus pada kemampuan yang dimiliki. “Kita tidak perlu menjadi sempurna untuk merasa berharga. Mulailah dengan mengenali kelebihan diri sekecil apa pun. Dari situlah rasa percaya diri akan berkembang dan membantu seseorang mencapai tujuan hidupnya,” jelasnya. Program Studi Keperawatan UMM sendiri terus berupaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pengembangan akademik maupun karakter mahasiswa. Dengan status akreditasi unggul serta berbagai program pengembangan kompetensi, mahasiswa didorong untuk menjadi individu yang profesional, adaptif, dan memiliki kepercayaan diri tinggi dalam menghadapi tantangan global. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Keperawatan UMM berharap dapat menginspirasi siswa SMA Surya Buana untuk lebih percaya pada kemampuan diri sendiri dan berani mengambil langkah menuju masa depan yang lebih baik. Di akhir kegiatan, seluruh peserta diajak menyuarakan slogan bersama, “No Insecure, Be Secure, Lanjut Terus Bersama UMM!”, sebagai simbol komitmen untuk terus berkembang dan menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri.