
Program Studi Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan Workshop Case Study yang berfokus pada penguatan kualitas Karya Ilmiah Akhir Ners (KIAN) sebagai luaran akademik berbasis praktik klinik. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Muhammad Ari Arfianto, M.Kep., Sp.Kep.J, dosen keperawatan FIKES UMM sekaligus spesialis keperawatan jiwa, yang menekankan pentingnya integrasi antara praktik klinis, penalaran ilmiah, dan publikasi.
Dalam pemaparannya, Muhammad Ari Arfianto menjelaskan bahwa KIAN bukan sekadar dokumen administratif kelulusan, tetapi merupakan karya ilmiah yang mencerminkan kemampuan clinical reasoning mahasiswa dalam mengelola kasus secara komprehensif menggunakan pendekatan SDKI, SLKI, dan SIKI. KIAN harus menunjukkan proses asuhan keperawatan yang sistematis, analisis masalah yang tajam, intervensi berbasis evidensi, serta evaluasi luaran yang terukur.
Ia juga menyoroti perbedaan mendasar antara skripsi sarjana dan KIAN profesi Ners. Jika skripsi berorientasi pada penelitian, maka KIAN menitikberatkan pada pengelolaan kasus nyata di lahan praktik dengan kedalaman analisis proses keperawatan. Dengan demikian, KIAN menjadi representasi kompetensi klinik sekaligus kemampuan akademik mahasiswa.
Selain aspek substansi, workshop ini membahas sistematika penulisan KIAN, strategi agar karya memiliki kualitas ilmiah yang baik, serta kesalahan umum yang sering terjadi, seperti kurangnya integrasi literatur, analisis yang deskriptif, dan ketidaksesuaian antara masalah keperawatan dengan intervensi yang diberikan. Peserta juga dibimbing dalam alur penyusunan KIAN mulai dari pemilihan kasus, pengumpulan data, analisis, hingga penyusunan pembahasan berbasis referensi mutakhir.
Pada sesi publikasi, narasumber menekankan pentingnya etika dalam proses submission artikel ilmiah, termasuk pemilihan jurnal yang tepat, menghindari jurnal predator, serta memahami tahapan publikasi secara bertanggung jawab. Hal ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan jumlah dan kualitas publikasi mahasiswa Ners UMM pada jurnal nasional terakreditasi maupun internasional.
Workshop ini juga mengangkat fenomena bahwa KIAN sering kali dipandang hanya sebagai syarat kelulusan. Melalui kegiatan ini, paradigma tersebut diubah dengan menempatkan KIAN sebagai produk ilmiah yang memiliki kontribusi nyata bagi praktik keperawatan, peningkatan mutu pelayanan, dan keselamatan pasien.
Dengan metode diskusi kasus, mahasiswa didorong untuk berpikir kritis, reflektif, dan analitis dalam mengelola pasien secara komprehensif. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Prodi Ners FIKES UMM dalam membangun budaya ilmiah yang kuat, meningkatkan produktivitas publikasi, serta mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara klinis tetapi juga unggul sebagai nurse scholar yang berkontribusi pada pengembangan ilmu keperawatan.