Fikes UMM Hadirkan Native Speaker Jerman dalam Program...MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menegaskan diri sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam menghasilkan tenaga keperawatan berdaya saing global. Melalui Program Studi Ilmu Keperawatan, kampus ini berhasil mengantarkan sebanyak 38 alumni ke berbagai rumah sakit di luar negeri dalam tahun ini saja.

Para lulusan tersebut kini tengah berkarya secara profesional di berbagai negara seperti Jerman, Austria, Jepang, Belanda, Kuwait, Arab Saudi, hingga Uni Emirat Arab. Yang menarik, mayoritas di antara mereka adalah lulusan baru yang belum lama diwisuda. Bahkan sebagian besar dari mereka tidak perlu mengeluarkan biaya untuk proses persiapan dan keberangkatan, karena UMM telah menjalin kerja sama strategis dengan rumah sakit dan institusi mitra di luar negeri.

“Hal penting yang dibutuhkan sebenarnya adalah penguasaan bahasa asing dan kompetensi keperawatan,” jelas Edi Purwanto, S.Kep., M.Ng, Ketua Program Studi Keperawatan UMM. Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari fokus prodi dalam mempersiapkan lulusan secara matang, terutama dalam aspek bahasa asing, sertifikasi internasional, serta keterampilan klinis.

Sebagai contoh, 19 alumni diberangkatkan ke Jerman setelah menjalani program persiapan intensif selama 8 bulan, termasuk kursus bahasa Jerman dan pelatihan keperawatan yang dibekali langsung oleh Michels Clinic, mitra rumah sakit di Jerman. Klinik tersebut bahkan menanggung seluruh biaya pelatihan, visa, hingga tiket keberangkatan.

Sementara itu, 9 alumni lainnya menuju Austria dengan proses seleksi dan pembekalan serupa. Selebihnya, tersebar di negara lain melalui program Government to Government (G2G) bekerja sama dengan BP2MI, yakni program resmi antar pemerintah dalam pengiriman tenaga kerja profesional.

Untuk Jepang, UMM bekerja sama dengan PT OS Selnajaya, penyedia tenaga kerja keperawatan untuk fasilitas kesehatan di Negeri Sakura. Mayoritas rumah sakit internasional tersebut mensyaratkan kemampuan berbahasa Inggris, namun untuk negara-negara seperti Jerman dan Austria, penguasaan bahasa Jerman menjadi kunci utama.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa alumni keperawatan UMM mampu bersaing secara global dan membawa nama baik institusi di kancah internasional.