Malang – Program edukasi pencegahan kecanduan game online yang digelar tim dosen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Toyomarto tidak hanya bertujuan memberikan informasi kepada remaja, tetapi juga membangun kesadaran mengenai pentingnya kesehatan mental di era digital.
Kaprodi S1 Keperawatan UMM, Nur Aini, menegaskan bahwa perkembangan teknologi membawa banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan baru yang harus diantisipasi sejak dini.
Menurutnya, penggunaan game online yang berlebihan dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan remaja, mulai dari kualitas tidur, konsentrasi belajar, hingga hubungan sosial dengan keluarga dan teman sebaya. Berbagai studi juga menunjukkan adanya hubungan antara kecanduan game online dengan penurunan motivasi belajar serta perubahan pola interaksi sosial.
“Remaja perlu memiliki kemampuan mengelola diri dan mengendalikan penggunaan teknologi. Literasi digital harus berjalan beriringan dengan penguatan kesehatan mental agar mereka mampu mengambil keputusan yang tepat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan edukatif lebih efektif dibandingkan sekadar memberikan larangan. Remaja perlu diajak memahami konsekuensi dari setiap perilaku digital yang mereka lakukan sehingga muncul kesadaran dari dalam diri.
Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai tanda-tanda kecanduan game online, cara mengatur waktu penggunaan gadget, hingga strategi membangun aktivitas alternatif yang lebih produktif.
Selain itu, tim dosen juga mendorong keterlibatan keluarga sebagai faktor penting dalam mencegah perilaku adiktif pada remaja. Orang tua diharapkan mampu menjadi pendamping sekaligus teladan dalam penggunaan teknologi secara sehat.
Nur Aini menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan terhadap berbagai persoalan yang muncul di masyarakat.
“Kami ingin remaja tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga individu yang sehat, produktif, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendidikan serta masa depan mereka,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, UMM berharap dapat memperkuat ketahanan remaja menghadapi tantangan era digital sekaligus membangun generasi yang cerdas secara intelektual, emosional, dan sosial.