Malang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (FIKES UMM). Ferisa Ayu Ramadhani (NIM 202410420110079) berhasil menjadi pemenang lomba desain logo Sahabat Perisai yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PSP2A) UMM.
Dengan semangat tinggi sejak awal diumumkannya perlombaan, Ferisa yang memiliki ketertarikan kuat di bidang desain menuangkan ide-idenya ke dalam sebuah karya visual yang tidak hanya estetik, namun juga sarat makna. Logo karyanya kini resmi digunakan sebagai identitas visual komunitas Sahabat Perisai – Volunteer Tangguh, yang bergerak di bawah naungan PSP2A UMM.
“Saya sangat antusias sejak pertama kali mendengar info lomba ini. Saya ingin menuangkan nilai-nilai perlindungan, kebersamaan, dan semangat relawan dalam sebuah simbol yang kuat dan mudah dikenali,” ungkap Ferisa.
Makna Filosofis di Balik Logo
Logo yang dirancang Ferisa tidak dibuat secara sembarangan. Ia menyusun setiap elemen secara cermat agar menggambarkan jati diri Sahabat Perisai:
-
Perisai sebagai simbol perlindungan, kekuatan, dan kehormatan.
-
Gambar perempuan dan dua sosok lainnya melambangkan kasih sayang, kebersamaan, dan harapan.
-
Siluet kobaran api merefleksikan semangat, tekad, dan peran mahasiswa UMM sebagai agen perubahan.
-
Warna ungu (#70365f) menggambarkan kebijaksanaan, kreativitas, dan ketenangan, sedangkan biru cerah (#5fbcb2) mewakili kepercayaan, profesionalisme, dan energi positif.
Logo yang Mewakili Semangat Relawan
Ketua Sahabat Perisai PSP2A UMM menyampaikan bahwa desain karya Ferisa dinilai mampu merepresentasikan semangat, nilai, dan karakter komunitas Sahabat Perisai secara utuh. Visual logo tampil elegan, kuat, namun tetap hangat dan penuh makna, selaras dengan misi komunitas untuk memberdayakan dan melindungi perempuan dan anak.
“Logo ini bukan hanya sebuah gambar, melainkan lambang semangat relawan yang selalu siap hadir dan membantu sesama dengan tulus,” tambah Ferisa.
Kemenangan ini bukan hanya membanggakan bagi Ferisa secara pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi FIKES UMM, khususnya Program Studi Ilmu Keperawatan, atas kontribusi mahasiswanya dalam mendukung gerakan sosial melalui karya kreatif dan bermakna.