Kegiatan Membatik Para Lansia di Universitas Chula, Thailand
Kegiatan Membatik Para Lansia di Universitas Chula, Thailand

Thailand, 14 Februari 2025 – Program Studi (Prodi) Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru-baru ini melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang penuh makna dan warna. Kegiatan ini dilakukan di Panti Lansia Universitas Chulalongkorn, Thailand, dengan tujuan memperkenalkan kebudayaan Indonesia, khususnya batik, kepada para lansia di panti tersebut. Acara ini bukan hanya mengenalkan warisan budaya, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi para lansia untuk ikut serta dalam aktivitas yang menyenangkan dan mendidik.

Sebanyak 30 lansia yang tinggal di Panti Lansia Universitas Chulalongkorn berkesempatan untuk mengikuti pelatihan batik secara langsung. Para peserta, yang berasal dari latar belakang budaya Thailand, terlihat antusias saat mengikuti berbagai sesi yang dipandu oleh para mahasiswa dan dosen dari Prodi Keperawatan FIKES UMM. Selain mendengarkan penjelasan mengenai sejarah dan filosofi batik Indonesia, para lansia juga diajari cara membatik dan menggambar langsung di kain.

Kegiatan dimulai dengan pemaparan tentang keanekaragaman batik Indonesia, yang meliputi berbagai motif dan maknanya, serta cara pembuatan batik yang telah menjadi bagian dari warisan budaya dunia. Batik, sebagai salah satu seni tekstil tertua di Indonesia, tidak hanya memiliki nilai estetika tetapi juga mencerminkan kearifan lokal dan tradisi yang mendalam.

Selanjutnya, para peserta lansia diberikan kesempatan untuk berlatih membatik dengan menggunakan canting (alat tradisional batik) dan menggambar motif batik di atas kain. Meskipun tantangan teknis seperti penggunaan canting yang memerlukan ketelitian cukup tinggi, para lansia tampak menikmati proses kreatif ini dengan penuh kesabaran dan semangat.

Sunardi, M.Kep., Kepala Program Studi Ners FIKES UMM, memberi tanggapan atas kegiatan ini:

“Kami sangat senang dapat melaksanakan pengabdian masyarakat ini di luar negeri, khususnya di Panti Lansia Universitas Chulalongkorn, Thailand. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen kami untuk tidak hanya mengedepankan aspek kesehatan, tetapi juga memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia.

Batik adalah bagian penting dari identitas Indonesia, dan dengan memperkenalkannya kepada para lansia di sini, kami berharap mereka tidak hanya menikmati pengalaman belajar yang menyenangkan tetapi juga merasakan kedekatan emosional dengan budaya kami. Melalui kegiatan ini, kami juga berharap dapat mempererat hubungan internasional antara Indonesia dan Thailand, serta memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dengan kegiatan yang membangkitkan kreativitas dan semangat.”

Kegiatan ini juga menjadi momen yang menginspirasi bagi mahasiswa Prodi Keperawatan FIKES UMM yang terlibat. Mereka tidak hanya belajar tentang pentingnya pengabdian masyarakat, tetapi juga mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang cara mendekati dan bekerja dengan lansia dalam berbagai konteks budaya.

Dukungan dan Antusiasme Panti Lansia Universitas Chulalongkorn

Pengurus Panti Lansia Universitas Chulalongkorn juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Mereka menyatakan bahwa kegiatan seperti ini memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan emosional dan psikologis lansia. “Kami sangat berterima kasih kepada Prodi Keperawatan FIKES UMM atas kesempatan ini. Selain mempelajari kebudayaan Indonesia, para lansia kami merasa sangat dihargai dan diberi kesempatan untuk berkreasi dengan cara yang menyenangkan. Ini bukan hanya soal seni, tetapi juga tentang kebersamaan dan kebahagiaan,” ujar salah satu pengurus panti.

Para lansia yang mengikuti pelatihan juga mengungkapkan kebahagiaan mereka setelah terlibat langsung dalam pembuatan batik. “Ini adalah pengalaman yang sangat menyenangkan. Saya belum pernah mencoba membatik sebelumnya, dan saya merasa sangat bangga bisa melakukannya. Kami merasa seperti sedang menciptakan sesuatu yang indah,” ungkap salah satu lansia dengan senyum lebar.

Selain itu, kegiatan ini juga diwarnai dengan interaksi budaya antara Indonesia dan Thailand, di mana mahasiswa dan lansia berbagi cerita, pengalaman, dan budaya. Ini adalah simbol dari kekuatan budaya untuk menghubungkan orang dari berbagai latar belakang.

Rencana Ke Depan dan Harapan

Ke depan, Prodi Keperawatan FIKES UMM berharap dapat melanjutkan kegiatan serupa di berbagai negara lain untuk lebih memperkenalkan budaya Indonesia dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perhatian terhadap lansia. Pengabdian masyarakat ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan kesehatan tidak hanya terkait dengan aspek medis, tetapi juga dengan memperkaya kehidupan sosial dan budaya masyarakat, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk membuka lebih banyak kesempatan kerjasama internasional dalam bidang kesehatan dan budaya, serta memberi manfaat yang berkelanjutan bagi para lansia di seluruh dunia.