
Program Studi Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (FIKES UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak perawat profesional yang unggul secara klinis dan akademik melalui penyelenggaraan Workshop Case Report bertema “Writing High Quality Nursing Case Report: A Practical Workshop for Professional Nursing Student”. Kegiatan yang berlangsung pada 14 Februari 2026 di Aula Kampus II UMM ini diikuti oleh 166 mahasiswa baru Profesi Ners angkatan 33, serta dihadiri dosen dan mahasiswa melalui platform daring.
Kaprodi Profesi Ners, Anis Ika Nur Rohmah, M.Kep., Sp.Kep.MB, dalam sambutannya menegaskan bahwa fase profesi merupakan titik awal pembentukan identitas sebagai perawat profesional. Tahap ini, menurutnya, tidak hanya menuntut kecerdasan akademik, tetapi juga ketajaman klinis, kedewasaan sikap, serta komitmen terhadap praktik keperawatan yang berbasis ilmu dan berdampak luas.
Ia menjelaskan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan sejak dini proses penyusunan karya ilmiah akhir berbasis case report. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi pasien secara langsung, tetapi juga memperluas kontribusi keilmuan melalui publikasi ilmiah. “Karya mahasiswa seharusnya tidak berhenti di perpustakaan atau laptop pribadi, tetapi dipublikasikan agar memberi manfaat yang lebih luas bagi pengembangan ilmu dan praktik keperawatan,” ujarnya.
Kaprodi juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian angkatan sebelumnya. Sebanyak 83 dari 99 mahasiswa Ners angkatan 31 (84%) berhasil mempublikasikan case report di jurnal terakreditasi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Profesi Ners UMM mampu bersaing secara akademik sekaligus berkontribusi bagi masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa capaian tersebut bukanlah titik akhir, melainkan standar minimal yang harus dilampaui oleh angkatan berikutnya, baik dari sisi jumlah maupun kualitas publikasi.
Menurutnya, kompetensi menulis ilmiah merupakan investasi jangka panjang bagi karier perawat, baik di ranah klinis maupun akademik. Kemampuan analisis kasus, integrasi evidence-based nursing, serta kepatuhan pada etika ilmiah menjadi fondasi penting dalam menghasilkan laporan kasus yang berkualitas.
Sementara itu, Dekan FIKES UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS., menekankan bahwa mahasiswa profesi harus mampu beradaptasi dengan lingkungan praktik sebagai ruang belajar yang sesungguhnya. Ia mengingatkan bahwa proses pembelajaran tidak hanya berasal dari dosen atau preseptor, tetapi juga dari pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan lain, hingga seluruh unsur yang ada di wahana praktik.
Lebih lanjut, Dekan menyoroti pentingnya keseimbangan antara kompetensi, sikap, dan nilai-nilai spiritual dalam praktik keperawatan. Mahasiswa profesi diharapkan mampu mengimplementasikan nilai Islam dalam pelayanan, menunjukkan empati tanpa diskriminasi, serta menjaga attitude melalui sikap ramah, senyum, dan penghormatan kepada setiap individu yang ditemui. Menurutnya, aspek ini menjadi pembeda utama antara lulusan akademik dan tenaga profesional yang sesungguhnya.
Workshop ini, lanjutnya, bukan sekadar pelatihan teknis penulisan, tetapi bagian dari penguatan pola pikir ilmiah tenaga kesehatan. Laporan kasus yang baik harus mencerminkan ketajaman analisis klinis, kedalaman pemahaman teori, serta kemampuan mengintegrasikan praktik dengan bukti ilmiah. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan aktif memanfaatkan forum ini untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan menulis secara sistematis.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berpengalaman sebagai penulis, editor, dan reviewer jurnal, sehingga peserta mendapatkan wawasan praktis mulai dari pemilihan jurnal yang tepat hingga strategi publikasi case report yang sesuai dengan standar ilmiah.
Dengan mengusung semangat “FIKES UMM Berdampak” yang berlandaskan healthy mind, healthy life, healthy spiritual, workshop ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi mahasiswa Ners angkatan 33 untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berdampak nyata. Selain memperkuat kompetensi akademik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan akreditasi unggul serta mendorong kontribusi nyata mahasiswa dalam pengembangan ilmu keperawatan.
Melalui kegiatan ini, FIKES UMM menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten secara klinis, tetapi juga produktif secara ilmiah dan berkarakter profesional. Mahasiswa Ners diharapkan mampu menyelesaikan pendidikan profesi tepat waktu, menghasilkan publikasi ilmiah yang bermutu, serta menjadi duta terbaik universitas dalam praktik keperawatan yang berlandaskan ilmu, empati, dan nilai spiritual.