Mahasiswa Keperawatan UMM Juara 2 Essay Nasional
Mahasiswa Keperawatan UMM Juara 2 Essay Nasional

Isu stunting masih menjadi tantangan besar pembangunan kesehatan di Indonesia. Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UMM menghadirkan inovasi STUNTFREE, sebuah strategi keperawatan berbasis teknologi dan pemberdayaan keluarga yang sukses meraih Juara 2 Hasanuddin Nursing Competition 2025.

Fatimah Azzahra, salah satu narasumber, menegaskan bahwa kekuatan utama STUNTFREE terletak pada pendekatan family centered care. “Kami ingin keluarga menjadi subjek utama dalam pencegahan dan penanganan stunting, bukan hanya sebagai penerima edukasi,” jelasnya.

Untuk anak dengan moderate stunting, STUNTFREE menghadirkan program SAPA Si Kecil, PELUK Gizi, dan Kebut Gizi 1 Pekan yang menitikberatkan pada home visit, konseling gizi, dan pemanfaatan bahan pangan lokal. Sementara pada severe stunting, dikembangkan program R2-StuntFree melalui terapi RUTF dan RUSF berbahan lokal yang lebih ekonomis dan berkelanjutan.

Kaprodi Keperawatan FIKES UMM, Nur Aini, Ph.D., menegaskan bahwa inovasi ini sejalan dengan visi keilmuan prodi.
“Kami selalu mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki dampak sosial. STUNTFREE menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Keperawatan FIKES UMM mampu merespons isu nasional dengan solusi yang kontekstual dan aplikatif,” ujarnya.

Ia berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan di masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.