Kabupaten Malang – Kehadiran tim dosen Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Toyomarto mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Edukasi mengenai pencegahan kecanduan game online dinilai menjadi solusi yang relevan dengan kondisi remaja saat ini yang semakin akrab dengan perangkat digital.
Salah satu warga, Siti Aminah, mengaku sering menghadapi kesulitan ketika mengingatkan anaknya untuk mengurangi waktu bermain game. Menurutnya, edukasi yang diberikan tim UMM membantu para orang tua memahami cara mendampingi anak tanpa harus menggunakan pendekatan yang cenderung memaksa.
“Kadang orang tua hanya melarang tanpa tahu alasannya. Setelah ada penjelasan dari dosen Keperawatan UMM, kami jadi paham bagaimana cara mengajak anak berdiskusi dan membuat aturan penggunaan gadget bersama,” tuturnya.
Fenomena kecanduan game online memang menjadi perhatian karena dapat berdampak pada penurunan motivasi belajar serta berkurangnya interaksi sosial remaja. Berbagai penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara kecanduan game dengan menurunnya motivasi akademik pada kalangan pelajar.
Dalam kegiatan tersebut, para remaja dan orang tua memperoleh penjelasan mengenai pentingnya keseimbangan antara aktivitas digital dan aktivitas nyata. Selain itu, peserta diberikan strategi sederhana untuk mengelola waktu, menetapkan prioritas, serta memperkuat komunikasi keluarga.
Tokoh masyarakat setempat menilai program seperti ini sangat dibutuhkan mengingat perubahan pola hidup generasi muda yang semakin dipengaruhi teknologi.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Edukasi semacam ini penting karena persoalan game online sudah menjadi tantangan bersama, baik bagi keluarga maupun lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan muncul kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja secara optimal. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi Keperawatan UMM dalam menjawab persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.